NGANTOR DI PULAU ALOR

Alor , ...
Gugusan kepulauan di ujung timur Indonesia .
Begitu banyak cerita yang sudah saya dengar , sarang monster , surganya pemancing dsb .
Hanya sebatas mimpi dan angan begitu selalu yang terlintas di benak saya setiap mendengar cerita ataupun saat memandang foto rekan yang di muat di sosial media ..

mancing di alor

Bagai mimpi di siang bolong , di penghujung tahun 2014 tepatnya di pertengahan bulan november saya mendengar ada berita ada trip dari sebuah komunitas yang batal berangkat dan di buka untuk trip umum, Saya segera menghubungi beberapa rekan rekan semarang , pak Enrico , pak Edy dan pak Agung, kamipun sepakat untuk berangkat ke alor.

Di badara El Tari Kupang kami bertemu dengan rekan-rekan lain dari berbagai daerah yang tergabung dalam trip kali ini, dan segera terbang menuju ke alor , karna Kapal kumala dan kapten ndang sudah menunggu kedatangan kami.

Setibanya di bandara alor kami langsung menuju dermaga tempat bersandar KM Kumala, untuk segara melakukan perjalanan trip yang menjadi impian saya selama ini, perjalanan menuju spot kurang lebih 8 jam untuk sampai di spot pertama di sekitaran pulau kambing.

Tooooeet .. bel dari kapten kapal menandakan kapal sudah berjangkar pas di atas spot, beberapa rekan yang sudah mempersiapkan alat langsung mulai memancing , kondisi arus cukup kencang, metal jig 400 gr yang di rekomendasikan oleh kru kapal untuk kita pergunakan . Strike ... dan di susul oleh strike ke dua dan begitu seterusnya meramaikan suasana kapal malam ini . Dogie kisaran 10 kg an sudah banyak kami dapat, saat yg lain asyik berjigging ria tiba-tiba reel rekan kami dari surabaya yang memasang umpan dasaran menjerit keras,  ikan terus menarik pe keluar dari spool reel , ikan terus berontak tidak mau menyerah, hingga menarik perhatian semua yang ada di kapal ,
Air .. air .. teriak rekan kami ke salah satu abk kapal karna spool reel mulai mengeluarkan asap, setelah cukup lama terjadi pertarungan akhirnya ikan pun menyerah seekor dogie besar yang telah koyak badannya di mangsa predator lain yang jauh lebih besar.

mancing di alor

Malam kian larut , sebagian rekan di kapal termasuk saya memutuskan untuk beristirahat dan beberapa rekan lain terus memancing ,
Sekitar pkl 5 pagi terjadi kegaduhan di belakang kapal,  rekan dari medan dan malayasia terlihat sedang fight double strike. .... setelah beberapa saat landed seekor  yellow fin tuna hasil jigging, Semua berbegegas menurunkan umpan dengan harapan yellowfin tuna yang menyambar umpan kami,  tapi hingga matahari mulai keluar belum ada lagi yang mendapatkan sambaran , selanjutnya kapten mengarahkan kapal menuju spot selanjutnya yatu spot batu gunting
( gunung karang di bawah laut yg puncak tertingginya hampir mencapai permukaan yg menyebabkan arus terhambat dan plankton ikut naik ke permukaan sehingga menjadi sarang berkumpulnya ikan) spot ini sangat terkenal karna pemancing jarang sekali berhasil menaikan ikan,
Saat tiba di spot batu gunting terlihat sekumpulan ikan lagi boiling kapten menginstruksikan kepada saya segera melempar popper ke arah ikan yang sedang boiling tersebut, benar saja dalam sekali lemparan ikan langsung menghajar popper saya strikeeee .  Teriak saya ...
Saya di buat sangat kewalahan , ikan terus berlari bak torpedo dan terus ber manuver hingga ke belakang kapal .dengan kesabaran dan perjuangan cukup keras akhirnya terlihat bayang bayang mulai muncul di permukaan . yellow fin teriak saya .. dengan sigap kru kapal menaikan ikan ke kapal, luar bisa ini lah yellowfin pertamaku.

mancing di alor

Perburuan kembali di lakukan dengan teknik drifting tanpa buang jangkar target rubby snapper amberjack dll, kami menggunakan metaljig 500 grm karna arus cukup deras,
Toooeet ... klakson kapal sebagai tanda bahwa umpan jig harus segera di turunkan Beberapa rekan langsung mendapat sambaran terjadi strike bertubi tubi bahkan sampai ada yg pe nya putus karna beradu saat sama sama menaikan ikan, jenis ikan ruby snapper yg banyak kami dapat,  sayang saya belum beruntung disini mungkin metal jig saya kurang menggoda ikan setelah beberapa kali mencoba lagi akhirnya saya mendapat sambaran, ikan melawan cukup kuat menukik ke bawah dan terus berlari sampai pe di spool saya habis di bawa kabur ikan , amberjack kemungkinan kata salah satu kru kapal,

mancing di alor

Malam berikutnya

Sore hari kapal kembali ke spot pulau kambing, Sambil menunggu makan malam beberapa rekan terlihat mulai memancing , rekan kami dari surabaya mulai membuka strike umpan dasarnnya di sambar ikan,  ikan melawan dengan kuat karna tali pe mulai habis drag setting pun di tambah dan terdengar ledakan Taaaaaarrr pe nya putus saat di tarik ikan,
Saya kembali ikutan mancing , kali ini saya coba dengan teknik casting dengan minnow model sinking karna arus kuat kurang efektif menggunakan metaljig kecil menurut saya.Woow .. ternyata cukup efektif .saya berhasil strike beberapa dogie ukuran sedang . Dan beberapa rekan yg melihat keberhasilan saya menggunakan minow ini ikutan mengganti umpannya . Pesta strike terjadi,  bahkan saat saya mendapat sambaran keras ..
Pe yg saya gunakan keluar begitu cepat dari rell dengan sabar dan rasa percaya diri pertarungan kembali saya menangkan se ekor doggie lumayan besar saya naikan,

mancing di alor

dari depan kapal terdengar teriakan strike yg di susul deritan panjang suara reel .. Kembali rekan dari surabaya terlihat sedang fight sayang kali ini hiu besar yg menyambar umpannya.
Setelah setamina mulai kendor saya dan beberapa rekan memutuskan untuk istirahat .
Ke esokan hari , setelah sarapan kita kembali memutuskan untuk mencari boiling fish .
Tapi setelah berputar putar ternyata kita tidak menemukan tanda tanda ikan boiling, kapten mengajak kami mencoba popping di sekitar pulau pulau kecil, setelah kapal merapat di spot kami mulai menghujani spot dengan popper,
Strike .. teriak rekan dari jakarta yg berada di depan kapal ... tak memakan waktu lama seekor GT landed dan langsung di realese ..
Pindah ke spot berikutnya ..
Kembali kita berlomba melempar popper .. kali ini rekan dari malaysia yg beruntung dan seekor gt kembali landed . Tak lama di susul strike dari rekan medan . Dan satu lagi gt landed dan di realese . Di spot berikutnya saya mendapat kesempatan strike . Setelah tarik ulur yg cukup sengit se ekor GT berhasil saya naikan ke atas kapal dan saya realese kembali .

mancing di alor
Add caption
Oil fish

Malam terakhir kapten mengarahkan kapal menuju spot oil fish. Sebelum sampai di spot kami berhenti di sebuah pulau  ( ) Kedatangan kami di sambut oleh penduduk setempat dan mereka mendekati kapal kami menggunakan jukung kecil dan menawarkan untuk berkunjung ke pulau yg mereka tempati Saya dan beberapa rekan bergantian naik jukung ke pulau tersebut sambil mambawa ikan untuk di bagikan, Pemandangan yg begitu membuat hati terenyuh,  Kepala desa mengumpulkan penduduk dan membagi rata ikan yg kami bawa

mancing di alor

Saya dan rekan yang lain asyik melihat beberapa anak kecil yg asyik menyelam dan menombak ikan karna air laut yg begitu  jernih saya tergoda untuk berenang di pantai .

Suatu kekayaan alam yg luar biasa membuat kami takjub, Sekitar 3 meter dari garis pantai kira2 sepinggang orang dewasa air terasa panas . Ternyata di sepanjang garis pantai  ada ( SUMBER AIR PANAS )  ini sebuah pengalaman yg luar biasa buat saya bisa berada di tempat ini ...
Setelah puas berenang, perburuan segera kami lanjutkan menuju spot escolar, Teknik yg kami pakai yaitu jigging dan teknik dasaran dengan metal jig sebagai pemberat dan di beri umpan,  strike pertama rekan dari jakarta seekor oil fish berukuran sedang dan di lanjut rekan rekan lainnya, saya juga berhasil landed oil fish berukuran sedang,  umpan yg paling ampuh untuk memancing ikan ini  memakai ikan barrakota,  yang saya coba pasang di kail jig saya dan tak lama saya kembali mendapat strike... kali ini perlawanan ikan cukup membuat saya kewalahan . Pinggang terasa sakit dan panas karena ikan terus melawan , setelah beberapa lama akhirnya oilfish besar saya naikan ke kapal . Strike oleh rekan rekan yg lain masih terus berlanjut dan makin malam makin besar sizenya,

mancing di alor

 tepat pukul 24.00 malam kami memutuskan mengakhiri perburuan kami
Dan kembali ke darat .
Ada kata kata yang terus teringat dari gurauan rekan rekan di kapal,  " kerja nggak harus ngantor karena ngantor bisa dari pulau alor " ....
Hal ini di sebabkan karena alor merupakan salah satu spot mancing yg berada jauh di luar pulau jawa tapi masih ada sinyal internet ( khususnya telkomsel ) jadi sambil mancing santai pun kita masih bisa bekerja

mancing di alor

semoga suatu saat nanti saya bisa kembali ngantor di pulau alor yang sekaligus menjadi surga mancing di timur indonesia      (Koresponden feri nugroho fb) 


                                 

Comments

Sponsored

Popular posts from this blog

Resep dasyat umpan ikan mas di segala cuaca

UMPAN LELE JOOSS untuk GALATAMA dan HARIAN

Tips dan trik mancing dasar di laut

Memilih metal jig dan cara mengetahui actionnya

Cara mudah membuat umpan ikan mas dan tombro

CARA MANCING IKAN TAWES

Jenis jenis umpan untuk mancing di laut

REEL POPPING BADAK dengan harga murah

Mengenal Ultra Light Fishing

Memilih JORAN POPPING MURAH sesuai budged