TEKNIK MANCING POPPING

TEKNIK MANCING POPPING

teknik mancing popping
Hasil popping di pulau seribu

Popping adalah salah satu teknik mancing dengan menggunakan popper sebagai umpan, popper terbuat dari bahan kayu atau fiber yang di bentuk menyerupai ikan dengan di lengkapi treble hook di bagian ekor dan di bagian body popper.

Popper ada dua jenis berbentuk churgger (ujung kepala popper cekung seperti mangkok) berfungsi untuk menahan air saat di sentak sehingga menimbulkan percikan air atau menyemprotkan air dan riak gelombang, untuk menggoda ikan target untuk menyambar, jenis yang kedua popper pencil sama seperti popper cuma pada sisi kepalanya tidak terdapat churger,

Dari kedua jenis popper ini cara memainkanya pun berbeda, untuk jenis chugger dengan cara di sentak sentak sehingga menimbulkan percikan air dan riya' gelombang sedang untuk jenis pensil cukup di gulung seperti teknik casting memakai minnow, untuk umpan jenis pensil ada type dave dan floating tergantung seberapa dalam berenang di air saat popper pensil ini di mainkan.

teknik mancing popping
Popping di sea mout reef lampung (Photo rudy liu)

Peralatan untuk mancing dengan teknik popping

Joran

Memakai joran popping panjang antara 210 cm sampai 250 cm, ukuran PE 6 sampai PE 10 tergantung selera, teknik popping di anjurkan memakai joran panjang agar bisa menghasilkan lemparan cukup jauh antara 30 sampai 40 meter ke titik spot.

Reel

Reel memakai ukuran 8000 hingga 20.000
dengan kemampuan drag reel di atas 10 kg, karna spot popping rata rata di karang karang dangkal atau di kaki kaki rig pengeboran, yang sangat besar resiko putus karna tergesek karang atau pipa pipa pengeboran.
Untuk ukuran ratio sebaiknya memakai ratio tinggi 4:9:1 atau lebih

Line / senar

Untuk line wajib memakai jenis multifilament (PE), karna salah satu sensasi popping yaitu adu betot dengan dengan ikan menggunakan joran panjang yang otomatis menambah berat saat fight melawan ikan, jadi dibutuhkan line/senar dengan lbs besar yang otomatis berdiameter besar pula, salah satu keunggulan PE di banding monofilament diantaranya diameternya yang lebih kecil di banding monofilament dengan ukuran lb setara, sehingga kapasitas spool bisa memuat line/senar lebih banyak.

Hook/kail

Untuk teknik mancing popping rata rata memakai treble hook ukuran 0/3 sampai 0/5 dengan ketebalan 4×4 atau 5x5 besar ukuran hook di sesuaikan dengan ukuran popper yang kita pakai sehingga tidak mengganggu action popper itu sendiri,
khusus bagi yang menerapkan CnR gunakan treble hook tanpa barbles sehingga kail mudah di lepas dari mulut ikan, seperti pemakaian hook GT recorder sangat di recomendasikan.

Leader

Fungsi leader untuk teknik popping yaitu sebagai peredam hentakan, sehingga PE tidak putus, selain itu leader juga berfungsi penahan gesekan saat terkena karang,

Ukuran leader harus di sesuaikan dengan line/ PE yang kita gunakan agar memperoleh set tackle yang balance.

Untuk popping di tebing tebing karang dengan drop off yang tidak terlalu dalam, atau di pelampung untuk mengikat kapal yang di bawahnya terdapat banyak rantai dan kaki kaki pengeboran, bisa menggunakan ukuran leader hingga dua kali lipat besarnya dari ukuran PE, karna saat ikan melakukan manuver akan sangat cepat sampai ke dasar karang atau kaki kaki rig pengeboran, sehingga kalau terjadi gesekan akan sedikit lebih aman dari resiko putus, untuk spot spot seperti ini bisa menggunakan leader 130 lb smp 170 lb untuk PE 8.

Split ring dan solid ring

Pemakaian split ring sangat penting salah satunya untuk pemasangan trebel hook ke popper, sedangkan untuk solid ring boleh ada, tanpa pun tidak terlalu jadi masalah, untuk teknik mancing popping hindari pemakian swivel antara leader ke popper untuk menghindar resiko swivel jebol, tapi ada keuntungan juga penggunaan swivel untuk mengurangi resiko PE mengalami twist atau mlintir, yang efeknya akan mengurangi kekuatan PE itu sendiri, jadi tergantung kepercayaan masing masing.

Bisa juga dengan menggunakan solid ring dan split ring, keuntunganya lebih kuat dan mudah saat mengganti popper, tidak harus memotong leader cukup buka lewat split ring dan ganti popper.

Sarung tangan

Pemakaian sarung tangan terutama bagi pemula cukup penting khususnya untuk teknik popping, dengan model jari telunjuk full tertutup, karna memancing dengan teknik popping saat melempar lure dan bail arm di buka, jari telunjuklah yang bertugas menahan PE sebagai pengganti bail arm.

Ketika popper di lempar akan terjadi gesekan langsung antara PE dengan kulit jari telunjuk, ini akan menyebabkan rasa sakit, dan efeknya kita tidak bisa melakukan lemparan dalam durasi waktu yang lama, selain sarung tangan  bisa juga dengan menggunakan handyplas dan sejenisnya di pasang di ujung jari telunjuk.

Pemilihan popper

Ketersediaan berbagai jenis popper dengan beberapa bentuk churgger atau jenis pensil (swimmer), saat kita popping terkadang juga di perlukan, karna untuk jenis popper churgger,  ukuran churgger (cekungan mangkuk di ujung kepala popper) actionnya berpengaruh langsung dengan kondisi gelombang air ,

Jika kondisi air laut dalam keadaan tenang atau flat pemakaian popper dengan churgger akan sangat bagus untuk menghasilkan semprotan air dan riak gelombang cukup besar, suara yang di timbulkan dari popper tersebut juga akan mengusik ikan giant travelly, yang mungkin berada di dasar untuk naik kepermukaan,

Karena suara popper yang di sentak akan terdengar hingga kedalaman sekitar 30 meter di dasar karang, akan tetapi ikan giant travelly yang berada di dasar pada kedalaman di atas 30 meter, kemungkinan untuk langsung naik kepermukaan akan sangat kecil sekali.

Karena untuk naik kepermukaan akan melalui beberapa lapisan atmosfer air, yang bisa menyebabkan decompresi, oleh karena itu jangan mudah putus asa saat melakukan popping jika belum ada yang menyambar, karena kemungkinan ikan GT masih berada di dasar karang, dan butuh waktu beberapa saat untuk bisa naik kepermukaan, " LEMPAR TERUS ORA USAH MIKIR"

Ketika alunan gelombang cukup tinggi bahkan ngoplak( bahasa kerennya wkwkwkw...), pemakaian popper dengan churgger besar agak sedikit sulit karna saat melakukan retrive dalam kondisi laut bergelombang popper akan sering lompat, sehingga saat meretrive  popper akan lebih sulit bisa stabil, dalam keadaan seperti itu cobalah menggunakan popper jenis pensil, terkadang pemakaian popper jenis pensil yang biasanya mendapat sambaran saat air bergelombang.

Untuk pemilihan warna dan bentuk popper menurut saya, warna dan model yang paling anda suka itulah yang terbaik, karna akan membangkitkan sugesti, yang juga berpengaruh terhadap keberhasilan kita mancing, kalau kita tidak yakin dengan popper yang kita gunakan, kemungkinan mendapat sambaran juga semakin kecil.

Lampu penerangan (untuk popping malam)

Untuk spot di kaki kaki pengeboran cenderung dilakukan popping pada malam hari yang paling efektif, karna pada malam hari lampu pengeboran menyala sangat terang, biasanya ikan kecil dan cumi berkumpul di sekitar kaki kaki pengeboran, dan ikan predator akan selalu patroli di kawasan tersebut untuk menjaga teritorynya, di situlah spot untuk popping terbaik pada malam hari, pemakaian senter kepala menjadi wajib karna untuk menerangi saat membuka split ring ataupun memperhatikan posisi popper saat akan di lempar,

Fighting belt

Fighting belt atau gimbal bagi pemula saat penting bahkan di negara jepang pemakaian gimbal menjadi standaritas ke selamatan mancing, karna fight dengan teknik popping, tekanan dari tenaga ikan melalui joran ukuran panjang akan sangat besar yang langsung kita terima kalau kita belum terbiasa menempatkan ujung butt ke perut kita dengan posisi yang benar akan bisa membahayakan, apalagi ujung butt joran ada yang berbahan aluminium tanpa penutup karet benar benar bisa melukai kita.

Spot popping

Untuk spot popping biasanya di sekitaran batu mandi atau tebing tebing karang yang memiliki drof off yang cukup bagus dan ber arus deras, bisa juga di atas karang yang puncaknya berada di ketinggian 5 hingga 30 meter, selain itu spot popping bisa juga di kaki kaki pengeboran dan pelampung untuk mengikat kapal, atau di bagan rubuh seperti di Lampung Timur, untuk spot batu mandi dan tebing karang bisa memakai teknik landbase popping seperti yang banyak di lakukan di Jogja atau Tanjung Tua lampung bisa juga  popping dari atas kapal.

teknik mancing popping
Hasil popping malam hari

Berikut tanggapan mengenai teknik popping dari salah satu pemancing senior Indonesia Bapak Pudjo Admadji asal Semarang :

"Ulasan yang cukup lengkap hanya sedikit menambahi saja ,untuk popping yang cukup menguras tenaga sebetulnya dibutuhkan satu kapal yang lincah, (sebetulnya ini satu syarat untuk kenyamanan memancing) jadi pada saat hooked up kapten bertugas segera menjauhkan kapal dari karang atau kaki rig kusus buat target giant travelly, dan angler bisa fight dengan aman nyaman dan santai ......hihihi terutama buat manula atau pemuda letoy.....

Tetapi yang saya lihat sekarang anak muda jarang main drag, rata rata main drag kencang dan adu otot dan itu katanya sensasinya ...ya gak papa asal kuat saja Hehe ....bahkan awal awal th 97 saya sering lihat yang main drag mati ....Hehe ....katanya juga sensasi...(terus diciptakan clutch drag yang bagus buat apa ya Hehe)....ya sudahlah yang penting anglernya bahagia itu yang penting 

Kemudian juga mengenai ritrieve sebetulnya kalau mau coba sekali waktu ritrieve....stop and go dan mainkan popper terutama yang pensil coba sentak pelan pelan sehingga ada gerakan mengangguk angguk dan siap siap saja kalau tiba tiba sang monster menerjang dengan keras dengan tiba tiba, jangan kaget hingga joran mental,

Ini yang terkadang tidak dilakukan pemancing ........dan untuk popping YFT kapal cepat mutlak diperlukan, popper juga tidak pakai yang besar bahkan kadang diganti metal jig kecil .......sama seperti dengan GT memainkan kapal membuat sudut dengan target sangat penting karena target vertikal cukup berbahaya untuk tulang belakang dan selangka.

Sayangnya memainkan kapal hanya bisa dilakukan saat single hooked up kalau sudah hooked up berjamaah ya sudah silahkan adu kuat saja Hehe ......

Itulah sebabnya popping lebih cocok buat anak muda yang masih  segar dan bertenaga ......oh iya ...salah satu penyebab ikan cepat menyerah adalah karena stress .....demikian juga ...pemancing jadi cepat lelah juga karena panik ....jadi saat strike siap kan mental jangan gugup jangan panik nikmati sensasinya, perhatikan mengarahkan ikan jangan kita yang jadi dimainkan ikan sehingga cepat gempor ....nah selamat berpoping ria ....nikmati sensasinya. 

(Pudjo Admaji) 

Sekian artikel mengenai teknik mancing popping, semoga membantu jika ada penambahan atau kritik silahkan tulis di komentar terima kasih.

Baca juga teknik popping malam hari dan popping di spot air dalam


Comments

Sponsored

Popular posts from this blog

Resep dasyat umpan ikan mas di segala cuaca

UMPAN LELE JOOSS untuk GALATAMA dan HARIAN

Tips dan trik mancing dasar di laut

Memilih metal jig dan cara mengetahui actionnya

Jenis jenis umpan untuk mancing di laut

Cara mudah membuat umpan ikan mas dan tombro

CARA MANCING IKAN TAWES

Memilih JORAN POPPING MURAH sesuai budged

REEL POPPING BADAK dengan harga murah

Mengenal Ultra Light Fishing